Blogs

Semua artikel terbaik kami publish untuk membantu Anda. Semoga bermanfaat bagi kita semua.

Profesi Di Bidang IT Tanpa Ngoding

IT nggak melulu tentang coding. Berikut profesi di bidang IT yg tidak memerlukan coding. Yay or nay? Yuk simak ulasan berikut ini


1. Product Manager

Bagi kamu yang minat dengan pekerjaan pertama di dunia IT tanpa memerlukan skill coding, posisi product manager sangat cocok buat kamu. Seorang product manager, tidak harus paham coding untuk menjalankan tugasnya. Pasalnya, mereka memiliki tanggung jawab untuk membuat produk yang sesuai dengan keinginan user.

Forbes menjelaskan product manager memiliki tugas untuk mengawasi seluruh proses pengembangan produk yang dibuat perusahaan. Posisi product manager berada di tengah-tengah antara IT, design, dan user experience. Jadi, ia hanya perlu memiliki pengetahuan dasar mengenai ketiga hal tersebut saja. Skill paling penting dari seorang product manager ialah komunikasi, analytical thinking, strategic thinking, hingga negotiation.

2. Business analyst

Profesi sebagai business analyst, kini juga sering diperbincangkan. Pasti kamu juga sudah tidak asing dengan pekerjaan yang satu ini kan? Business analyst juga termasuk pekerjaan di dalam dunia IT yang bisa kamu coba meski tanpa skill coding.

Seseorang yang menekuni profesi ini, harus mampu membuat analisis bisnis, sebelum meluncurkan sebuah produk baru sehingga akan tahu dampaknya seperti apa untuk perusahaan.

3. UI/UX designer

Menjabat sebagai profesi UI/UX designer, tentu memiliki peranan yang sangat penting di sebuah perusahaan IT. Meskipun sama-sama bertugas menjadi seorang desainer, namun tanggung jawab dari UI dan UX designer sangatlah berbeda.

UI designer memiliki tanggung jawab untuk membuat tampilan website atau aplikasi yang menarik dan memiliki nilai estetika yang tinggi sehingga lebih eye catching. Sementara itu, UX designer harus mampu menciptakan tampilan website atau aplikasi yang mudah digunakan oleh pelanggan. Jadi, fokus utamanya supaya user mendapatkan pengalaman yang terbaik saat menggunakan produknya.

Berfikir kritis
Sering latihan


4. SEO specialist

Saat ini setiap perusahaan, terutama yang bergerak di bidang teknologi tentunya sangat mengandalkan internet untuk pemasaran. Disini, peran SEO specialist sangat dibutuhkan karena mereka bertugas untuk mengoptimalkan konten di website, agar bisa muncul di halaman pertama mesin pencarian Google.

Seperti yang dijelaskan oleh Skillcrush, seorang SEO specialist, harus selalu up to date dengan perubahan algoritma Google atau mesin pencarian lainnya. Hal itu, bertujuan agar website bisa mendapatkan traffic yang tinggi dan mendapatkan ranking yang baik di mesin pencarian.

5. Technical writer

Pekerjaan di industri IT selanjutnya yang tanpa memerlukan skill coding adalah technical writer. Pekerjaan yang satu ini, berbeda dengan profesi menulis lainnya. Pasalnya, technical writer harus mampu mengubah bahan tulisan yang sangat teknis menjadi tulisan yang lebih mudah dipahami oleh pengguna.

Umumnya, technical writer akan menulis tentang panduan penggunaan produk, instruksi penggunaan, atau bahkan FAQ (Frequently Asked Question). Selain harus memiliki kemampuan menulis yang baik, seorang technical writer juga dituntut untuk memiliki orientasi pada detail hingga berpikir secara kritis.

Jika kamu suka menulis dan mampu memahami hal yang teknis, kemudian dapat menuliskannya menggunakan bahasa yang lebih mudah dipahami, maka bisa mencoba mendalami profesi yang satu ini.

6. Quality Assurance

Pekerjaan tanpa coding selanjutnya adalah menjadi seorang Quality Assurance (QA). Profesi ini terhitung baru di Indonesia. Tugas utama dari seorang QA adalah memastikan sistem yang telah dibuat oleh programmer, berjalan sesuai rancangan dan memenuhi standar yang telah ditentukan. Tak hanya melakukan testing, seorang QA juga memiliki kewajiban untuk mendokumentasikan apa yang mereka kerjakan. Jadi tak hanya mengoreksi dan berkomentar. 

Walaupun terlihat simple cara kerjanya, menjadi seorang QA diperlukan ketelitian dan kejelian dalam menjalankan tugasnya. Karena produk atau aplikasi yang telah launching sudah menjadi tanggung jawab QA jikalau nanti ketika produk di tangan user mendapati sebuah bug.

7. Digital Marketing

Pekerjaan tanpa coding yang lainnya adalah Digital Marketing atau biasa juga disebut dengan Digital Marketer. Bicara tentang Digital Marketing, sebenarnya memiliki lingkup yang sangat luas. Di dalam Digital Marketing, terdapat beberapa bagian seperti Affiliate Marketing, Content Marketing, Social Media Marketing dan SEO (Search Engine Optimization).

Dari semua bagian tersebut, pada intinya bagian dari digital marketing tersebut memiliki tanggung jawab untuk mempromosikan product agar menjangkau market yang lebih luas. Tadi itu, beberapa ulasan  pekerjaan tanpa coding yang bisa jadi opsi buat kamu yang tidak suka ngoding tapi pengen tetep kerja di bidang IT

Citra Darma Wida

Ilmu merupakan hal yang sangat bermanfaat. Ilmu yang dikatakan berguna ketika ilmu tersebut dapat dibagi kepada semua orang. "Mengikat ilmu dengan menulis" merupakan sebuah cara terbaik bagi kami untuk berbagi kepada Anda.

Web: www.mascitra.com

Comments